Oleh: Zainulloh, M.Pd.

Pertumbuhan ekonomi yang bagus tidak selalu mencerminkan pendistribusian pendapatan dan pendidikan yang merata. Sebab adakalanya pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati oleh sekelompok kecil masyarakat sehingga menyebabkan kesenjangan antar masyarakat, seperti : masyarakat perkotaan, sedangkan pedesaan mendapat porsi yang kecil dan tertinggal. Kesenjangan antar masyarakat ini sangat dirasakan oleh masyarakat pedesaan seperti halnya di desa karang penang sampang yang masuk kategori desa tertinggal , kesenjangan di daerah ini semakin diperpuruk karena adanya kesenjangan pebangunan antar sector terutama antara basis ekonomi pedesaan dan ekonomi perkotaan. Ketidakberdayaan masyarakat pedesaan salah satunya akibat kebijakan yang melupakan sector pertanian sebagai dasar keunggulan komparatif maupun kompetitif, masyarakat lebh banyak memilih perantauan untuk menjadikan sector utama pencahariannya. Sehingga sector ekonomi dan pendidikan semakin tertinggal, dalam sector ekonomi banyak ladang yang tidak diberdayakan oleh masyarakat sehingga pendapatan desa dan bahkan kabupatennya pun akan berkurang, karena pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat pedesaan iu sendiri, tetapi juga membangun kekuatan ekonomi perkotaan berdasarkan keunggulan komparatif dan kompetitifnya. Bagitupun dengan sector pendidikan, banyak penerus bangsa yang tidak lagi peduli dengan penidikan karena disebabkan kesenjangan ekonomi sehingga pola dasar anak hanya ingin berlomba-berlomba untuk meningkatkan ekonomi mereka masing-masing akibat pola pikir yang salah. Akibatnya banyak sekali anak-anak masa sekolah meninggalkan pendidikannya untuk merantau dengan tujuan ekonomi sehingga antar ekonomi dan pendidikan di desa karang penang sampang juga teringgal.

Keadaan ekonomi dan pendidikan desa tertinggal ini harus menjadi perhatian khusus oleh pemerintah daerah dengan program-program pembangunan desa tertinggal. Oleh potensi yang dimiliki oleh suatu daerah, maka kebijaksanaan yang dibuat oleh pemerintah Sampang harus memperhatikan potensi Desa Karang Penang itu sendiri. Potensi yang dimiliki oleh desa ini terfokus pada dua sector, yaitu: pembedayaan ekonomi dan pendidikannya. Bidang ekonomi diarahkan pada sector pertaniaan yang diimbangi dengan sector industri dengan memperhatikan keterkaitannya juga dengan sector lain sehingga dengan program pembangunan ini akan mengurangi angka masyarakat Karang Penang yang merantau. Namun, pengembangan pertanian di desa ini masih banyak kendala yang dihadapi oleh masyarakat terutama masyakarat kecil, antara lain: pertama, lemahnya pengetahuan masyarakat tentang tata cara bercocok tanam yang menghasilakan kualitas bagus, sehingga bimbingan pertanian harus dilakukan oleh pemerintah daerah. Kedua, lemahnya permodalan yang dimiliki oleh masyarkat, sebagian masyarakat membutuhkan wadah untuk memberikan suntikan modal sebagai modal bercocok tanamnya, karena masih banyak para petani yang mendapatkan pinjaman modal dari rentenner sehingga hasil tani mayoritas tidak mencukupi untuk menutupi hutang mereka. Ketiga, pengadaan dan penyaluran hasil pertanian, pengadaan dan penyaluran sangat dibutuhkan oleh masyarakat petani semisal adanya pangsa pasar untuk tempat penyaluran hasil pertanian mereka. Keempat, lemahnya organisasi dan manajemen dibbidang pertanian di masyarakat Karang Penang, misalnya lemahnya hubungan antar kelompok tani dan lemahnya bimbingan pemerintah terhadap kelompok tani, karena dalam pertanian yang tidak kalah penting adalah organisasi kelmpok tani. Adanya beberapa langkah yang biasa dilakukan oleh pemerintah daerah Sampang akibatnya banyak lahan yang akan diberdayakan lagi dan pengembangan masyakat untuk menjadi masyarakat industri akan tertanam dengan sendiinya.

Begitu halnya dengan sektor pendidikan dengan berkurangnya angka masyarakat Karang Penang yang merantau maka akan merambat pada sector pendidikannya. Para orang tua akan memperhatikan anak-anaknya untuk mengenyam pendidikan tinggi begitu pula dengan anak-anak yang lebih peduli terhadap pentingnya pendidikan. Ada beberapa hal yang menjadi kendala masyarakat Karang Penang di sektor pendidikan ini, seperti: pertama, kurang kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan sehingga pemerintah daerah Sampang sangat dibutuhkan untuk memberikan arahan kepada orang tua akan pendidikan seorang anak. Kedua, lemahnya perekonomian masyaraat untuk mendukung para anak melanjutkan ke jenjang Universitas. Namun, pada bidang ekonomi ini sebenanrnya pemerintah daerah Sampang memiliki program beasiswa untuk mahasiswa mulai dari jenjnag strata 1 sampai strata 2, akan tetapi, banyak masyakat yang tidak mengetahui program itu. Sehingga program tersebut hanya dinikmati oleh beberapa kelompok masyarakat saja, maka program beasiswa ini diperlukan adanya informasi kepada masyarakat secara keseluruhan. Ketiga, kurangnya lembaga pendidikan dan tenaga pendidik yang professional sehingga perlu adanya pengembangan lembaga-lembaga yang berkualitas serta program-program pendidikan penunjang terhadap para tenaga pendidik terutama dari kedisiplinan. Untuk mencapai suksesnya dua program (ekonomi dan pendidikan) maka dibutuhkan kerja sama antara masyarkat dan aparatur pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *