Berita

‘Kripik Pepaya dan Salak’, Inovasi Peserta KPM Posko XI

Pamekasan — Peserta kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIMU) Pamekasan Posko XI membuat sebuah inovasi guna mengembangkan kreativitas para ibu peserta didik di sekitar posko.

Peserta KPM yang berada di Yayasan al Rahman Pondok Pesantren Miftahul Ulum Toronan Bara’ Leke, Desa Larangan Badung, Kecamatan Lalengaan, Pamekasan ini mengajarkan ibu-ibu yang mengantarkan putra-putrinya sekolah di lembaga tersebut membuat ripik berbahan dasar epaya dan salak.

Hasiyah, Koordinator Desa (Korsea) Posko XI menyampaikan, hal tersebut selain mengisi waktu luang juga nertujuan agar dapat meningkatkan kreatifitas para ibu rumah tangga.

“Maksud dan tujuan guna memberdayakan masyarakat melalui Ibu-ibu yang mengantarkan anaknya sekolah di sini agar menjadi ibu rumah tangga yang lebih kreatif sehingga banyak inovasi baru,” jelasnya, Senin (27/01/2020).

Ia juga menambahkan mayoritas penduduk Desa Larangan Badung berprofesi sebagai pengrajin batik, sehingga hal itu diharapkan dapat memberikan tambahan penghasilan mereka. (Zainal)

Show More

Humas

Bagian dari struktur organisasi kampus yang konsen pada strategi komunikasi publik, hubungan dan pengelolan media, serta bertugas menyampaikan informasi mengenai kampus kepada stakeholder yang terkait dan kepada khalayak yang lebih luas.

Related Articles

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close