Tiga mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Pamekasan (STAI-MU) berhasil meraih juara pertama pada Kompetisi Business Plan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Ekonomi Syariah IAIN Madura Pamekasan. Ketiganya ialah Linda Sari, Siyah dan Uswatun Hasanah.

Ditemui sesaat setelah lomba, Linda Sari selaku ketua tim menyampaikan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan oleh keluarga, mentor, dan sahabat-sahabatnya di organisasi ekstra kampus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

“Alhamdulillah, ini semua berkat suport semua pihak. Ini langkah awal untuk mengharumkan nama baik kampus STAI-MU Pamekasan. Semoga bibit berprestasi yang ada di kampus bisa juga tampil ke permukaan,” harapnya.

Mengangkat topik eduwisata bertema “Kembang Park: Klampar Edutourism Batik Park”, ketiga mahasiswi ini, memurut Uswatun Hasanah, berusaha mengenalkan batik kepada masyarakat khususnya anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudlatul Athfal (RA), TK, SD, dan akan mempromosikan SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.

Melalui wisata edukasi ini, mereka berupaya memberikan pengetahuan cara membatik dan praktek pengolahan hasil industri batik menjadi pakaian, odheng , gantungan kunci dan, bros.

“Kebetulan lokasi kami dekat dengan pengrajin batik. Dari sini kami mencoba melakukan kerja sama dengan pemilik industri batik untuk mengelola dan ikut mengembangkan industri batik. Kami sebagai mitra kerja melakukan kontrak kerja sama khusus untuk industri batik dan hasil produknya. Sebagai hasil afiliasi kerja sama ini kami namakan dengan “Kembang Park”. Dalam kerja sama ini, kami bisa juga dikatakan sebagai EO (Event Organizer. Red.) dalam wisata edukasi dan sebagai marketer untuk melakukan penjualan produk hasil industri batik,” tutur Uus, sapaan akrabnya.

“Tidak hanya itu, kami juga menggagas Kembang Park sebagai program wisata edukasi industri batik dengan menggunakan akad kerja sama atau akad musyarakah dengan nisbah 30:70 dari keuntungan bersih, yakni pemiliki industri batik sebagai penyedia atau pemilik lahan sedangkan kami sebagai pelaksana wisata-edukasi dan memasarkan hasil produksi,” timpal Siyah.

Adapun juara dalam perlombaan tersebut ialah: STAI-MU Pamekasan (juara I), IAIN Madura Pamekasan (juara II) dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan (juara III). Penetapan juara ini ditentukan melalui presentasi oleh peserta delegasi kampus se-Madura pasca penetepan sepuluh peserta terbaik.

Sepuluh peserta terbaik tersebut ialah: delegasi IAIN Madura Pamekasan, IAI Al-Khairat Pamekasan, STAI-MU Pamekasan, STAI Syaichona Cholil Bangkalan dan UTM Bangkalan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *